Kamis, 10 April 2014

Buat kawan-kawan yang lagi cari referensi tentang
"Pengenalan Alat dan Bahan serta Kegunaannya"
untuk Laporan Praktikum Fisika Dasar I monggo dibaca, walaupun tidak
sempurna tapi semoga bermanfaat. :)


Nih langsung saja......


BAB II
PENGENALAN ALAT DAN BAHAN BESERTA FUNGSINYA
2.1    Tujuan
1.     Mengetahui nama alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika.
2.     Mengetahui bentuk alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika.
3.     Memahami kegunaan alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika.
4.     Mengetahui kegunaan bahan-bahan yang dipakai dalam praktikum Fisika.
5.     Mengetahui bahan dasar dalam pembuatan alat-alat laboratorium Fisika.
6.  Mengetahui perbedaan dan persamaan dalam penggunaan alat-alat laboratorium Fisika.

2.2    Alat dan Bahan
2.2.1    Alat
·      Bejana Didih
·      Electric Heater
·      Ember Orrifice
·      Gelas Ukur
·      Jangka Sorong
·      Mistar
·      Neraca Digital
·      Neraca Pegas
·      Stopwatch
·      Thermometer Badan Digital
·      Thermometer Badan Manual
·      Thermometer Batang
·      Tiang Statif      
2.2.2    Bahan
·      Beban
·      Kelereng
·      Tali

2.3    Prosedur Percobaan
1.     Menyiapkan alat tulis.
2.     Mendengarkan materi yang disampaikan oleh Asisten Praktikum.
3.     Mengamati alat-alat laboratorium dan bahan yang digunakan untuk praktikum.
4.     Mencatat fungsi dan kegunaan alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum.
5.     Menggambar alat-alat laboratorium Fisika dan bahan praktikum.
6.     Mempelajari kegunaan alat dan bahan praktikum.
7.     Mempelajari cara kerja alat-alat laboratorium.
8.     Membuat tabel hasil pengamatan.
9.     Merapihkan alat tulis yang telah digunakan.

2.4    Hasil Pengamatan
Tabel 2.1
 Alat dan Bahan serta Fungsinya
No.
Alat dan Bahan
Fungsi

1.
Gambar 2.1
Tiang Statif
·       Terbuat dari campuran logam
·       Menggantungkan beban dan neraca pegas

2.
Gambar 2.2
 Thermometer Batang
·       Mengukur suhu ruangan dengan skala 0 °C sampai 100 °C
·       Terbuat dari kaca dan gelas
·       Diisi dengan air raksa atau alkohol




3.
Gambar 2.3
Mistar
·       Mengukur panjang dengan ketelitian 1 mm
·       Terbuat dari plastik atau logam

4.
Gambar 2.4
Neraca Pegas
·       Mengukur massa benda dengan cara
dikaitkan dengan tiang statif





5.
Gambar 2.5
Jangka Sorong
·       Mengukur diameter dalam dan luar suatu benda
·       Terbuat dari besi




6.




Gambar 2.6
Electric Heater
·       Memanaskan fluida dengan bantuan energi listrik




7.
Gambar 2.7
Gelas Ukur
·       Mengukur fluida dengan skala tertentu
·       Terbuat dari plastik atau gelas




8.
Gambar 2.8
Bejana Didih
·       Tempat untuk memanaskan fluida dengan skala tertentu
·       Terbuat dari gelas khusus yang tahan dengan panas




9.
Gambar 2.9
Thermometer Badan Digital
·       Mengukur suhu badan secara digital dengan skala 35 °C sampai 42 °C
·       Terbuat dari campuran logam dan plastik, penggunaannya memakai baterai




10.
Gambar 2.10
Thermometer Badan Manual
·       Mengukur suhu badan secara manual dengan skala 35 °C sampai 42 °C
·       Terbuat dari kaca atau gelas
·       Diisi dengan air raksa dan alkohol




11.
Gambar 2.11
 Ember Orrifice
·       Tempat menampung fluida, memiliki lubang sebagai tempat mengalirkan fluida




12.
Gambar 2.12
Stopwatch
·       Menghitung waktu dalam satuan sekon





13.
Gambar 2.13
Neraca Digital
·       Menimbang massa benda secara digital
·       Terbuat dari campuran logam dan plastik




14.
Gambar 2.14
Beban
·       Materi yang dapat dihutung massanya.




15.
Gambar 2.15
Tali
·       Mengikat beban pada ayunan bandul dan Osilasi Pegas
16.
Gambar 2.16
Kelereng
·       Sebagai indikator atau massa dalam menentukan viskositas

2.5    Analisa Data
2.5.1    Analisa Percobaan
Percobaan Pengenalan Alat dan Bahan serta Fungsinya bertujuan untuk mengetahui nama alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika, mengetahui bentuk alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika, memahami kegunaan alat-alat yang ada di Laboratorium Fisika, mengetahui kegunaan bahan-bahan yang dipakai dalam praktikum Fisika, mengetahui bahan dasar dalam pembuatan alat-alat laboratorium Fisika serta mengetahui perbedaan dan persamaan dalam penggunaan alat-alat laboratorium Fisika.
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum  yaitu Bejana Didih, Electric Heater, Ember Orrifice, Gelas Ukur, Jangka Sorong, Mistar, Neraca Digital, Neraca Pegas, Stopwatch, Thermometer Badan Digital, Thermometer Badan Manual, Thermometer Batang, Tiang Statif, Beban, Kelereng dan Tali.
Prosedur yang digunakan dalam melakukan percobaan ini yaitu dengan menyiapkan alat tulis, kemudian mendengarkan materi yang disampaikan oleh Asisten Praktikum. Selanjutnya mengamati alat-alat laboratorium dan bahan yang digunakan untuk praktikum, lalu mencatat fungsi dan kegunaan alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum. Setelah itu menggambar alat-alat laboratorium Fisika dan bahan praktikum, kemudian mempelajari kegunaan alat dan bahan praktikum, selanjutnya mempelajari cara kerja alat-alat laboratorium. Lalu membuat tabel hasil pengamatan dan merapihkan alat tulis yang telah digunakan.
Setelah melakukan percobaan dapat diketahui bahwa Tiang Statif terbuat dari logam murni, digunakan untuk menggantungkan Beban dan Neraca Pegas. Thermometer Batang terbuat dari gelas atau kaca yang didalamnya terdapat air raksa, digunakan untuk mengukur suhu ruangan dengan range 00C sampai 1000C. Thermometer Badan Manual adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu benda secara manual dengan range 350C sampai 420C. Thermometer Badan Digital adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu badan secara digital dengan range 350C sampai 420C.
Mistar adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang benda dengan ketelitian 0,001 m, terbuat dari plastik dan besi. Neraca Pegas adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda dengan cara dikaitkan dengan Tiang Statif, alat ini mempunyai pegas di dalamnya sehingga bersifat elastis. Jangka Sorong terbuat dari logam dan mempunyai dua rahang, yaitu rahang tetap dan rahang geser, digunakan untuk menghitung diameter dalam atau luar suatu benda dan ketebalan benda.  
Electric Heater adalah alat yang digunakan untuk memanaskan fluida dengan bantuan listrik. Gelas Ukur 0,5 L adalah alat yang digunakan untuk mengukur volume suatu fluida dengan skala 0,5 L. Bejana Didih digunakan sebagai tempat untuk memanaskan atau mendidihkan fluida, terbuat dari gelas yang tahan panas. Stopwatch bersifat digital terbuat dari campuran logam dan plastik, digunakan untuk mengukur waktu dalam satuan sekon.
Ember Orrifice adalah alat yang digunakan untuk tempat menampung fluida, terbuat dari plastik murni dan memiliki lubang orrifice sebagai tempat mengalirkan fluida. Neraca Digital adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda secara digital, terbuat dari campuran logam dan plastik.
 Beban terbuat dari logam murni merupakan suatu materi yang bisa dihitung kandungan massanya digunakan pada percobaan Ayunan Bandul. Tali adalah alat yang digunakan untuk mengikat Beban pada percobaan Ayunan Bandul dan Osilasi Pegas, terbuat dari benang atau sabut kelapa. Kelereng digunakan sebagai indikator atau massa dalam menentukan viskositas.
2.5.2    Analisa Kesalahan
Dalam melakukan percobaan Pengenalan Alat dan Bahan serta Fungsinya terdapat beberapa kesalahan, yaitu:
·      Praktikan yang terlalu banyak.
·      Suasana dalam labioratorium yang tidak kondusif.
·      Alat-alat  laboratorium Fisika yang tidak disediakan saat praktikum, seperti Neraca Gigital, Electric Heater sehingga harus ditampilkan dalam bentuk gambar.
·      Jumlah alat-alat laboratorium Fisika yang tidak sesuai dengan peserta yang jumlahnya banyak.
·      Alat-alat laboratorium Fisika yang kurang lengkap.

2.6    Kesimpulan
Dari percobaan Pengenalan Alat dan Bahan serta Fungsinya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1.     Dapat mengetahui nama alat-alat laboratorium Fisika.
2.     Dapat mengetahui bentuk alat-alat laboratorium Fisika.
3.     Dapat mengetahui kegunaan alat-alat laboratorium Fisika.
4.     Dapat mengetahui nama bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum.
5.     Dapat mengetahui fungsi dari bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum.
6.     Mengetahui persamaan dan perbedaan dari alat-alat laboratorium.
7.     Setiap alat-alat laboratorium mempunyai kegunaan sebagai berikut:
·      Tiang Statif berfungsi untuk menggantungkan beban dan neraca pegas.
·      Neraca Pegas berfungsi untuk mengukur massa benda.
·      Stopwatch berfungsi sebagai alat untuk mengukur waktu dalam satuan sekon.
·      Thermometer Badan berfungsi untuk mengukur suhu badan dengan range 350C sampai 420C.
·      Thermometer Batang berfungsi untuk mengukur suhu ruangan dengan range 00C sampai 1000C.
·      Bejana Didih berfungsi untuk memanaskan atau mendidihkan fluida.
·      Pembakar Spiritus berfungsi sebagai sumber pemanas.
·      Gelas Ukur 0,5 L berfungsi untuk mengukur volume suatu fluida dengan skala 0,5 L.
·      Jangka Sorong berfungsi untuk menghitung diameter dalam dan luar suatu benda.
·      Mistar berfungsi untuk mengukur panjang benda dengan ketelitian 0,001 m.
·      Ember Orrifice adalah berfungsi untuk tempat menampung fluida.
·      Electric Heater berfungsi untuk memanaskan fluida dengan bantuan listrik.
·      Neraca Digital berfungsi untuk mengukur massa benda secara digital.
8.     Bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum memiliki kegunaan masing-masing, yaitu:
·      Tali berfungsi untuk mengikat beban pada percobaan Ayunan Bandul.
·      Beban merupakan suatu materi yang bisa dihitung kandungan massanya digunakan pada percobaan Ayunan Bandul dan Osilasi Pegas.
·      Kelereng sebagai indikator untuk menentukan kekentalan atau viskositas fluida.
9.     Bahan Dasar Pembuatan Alat-alat laboratorium:
·      Terbuat dari bahan dasar gelas diantaranya, yaitu Thermometer Batang berskala 0 0C sampai dengan 100 0C, Thermometer Badan berskala 35 0C sampai dengan 42 0C, Bejana Didih, Gelas Ukur 0,5 L dan Kelereng.
·      Terbuat dari bahan dasar besi diantaranya, yaitu Tiang Statif, Neraca Pegas, Neraca Digital, Jangka Sorong, Electric Heater dan Beban.
·      Plastik, yaitu: Stopwatch, Ember Orrifice dan Mistar.
10.  Dalam menggunakan alat-alat yang berfungsi dalam perhitungan atau pengukuran harus teliti.
11.  Praktikan harus berhati-hati ketika menggunakan alat laboratorium dan bahan agar tidak terjadi eksiden saat praktikum.






Daftar Pustaka:
        Tohir, Meireza Andrian. 2013. Laporan Resmi Praktikum Fisika Dasar I. Indramayu:             Akamigas Balongan.
        Yanasari. 2013. Modul Praktikum Fisika Dasar I. Indramayu: Akamigas Balongan.
        Penta, Gama. 2012. Pengenalan Alat dan Bahan. From

1 komentar: